Festival Piaman Laweh, Cara Rang Piaman Menduniakan Sala Lauak

194

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Walikota Pariaman, H. Genius Umar mengatakan, Festival Piaman Laweh (The Vast Piaman Fest) Tahun 2019 yang digelar Dewan Pengurus Pusat Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPP PKDP) dari 5 sampai 7 April di Jakarta, merupakan bagian kepedulian perantau yang tergabung dalam paguyuban PKDP untuk memperkuat keberpihakan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Piaman.

”Ada harapan, melalui forum ini akan lahir berbagai masukan positif untuk mendukung pelaku UMKM, khususnya produsen sala, agar dapat berkembang lebih baik dan profesional lagi,” ujar Walikota Genius pada saat berbicara sebagai narasumber di forum Ota Lapau The Vast Piaman Fest 2019, yang digelar DPP PKDP di Blok M Square Jakarta.

Selain Genius, narasumber lain diantaranya Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Guru Besar Unand Fashbir Noor Sidin, Direktur Eksekutif Minang Diaspora Network Global, Burmalis Ilyas dan Freesca Syafitri (Tenaga Ahli DPR RI). ”Upaya menduniakan produk Sala Piaman sebagai kuliner khas Piaman butuh peran serta PKDP sebagai organisasi paguyuban yang telah mendunia,” ujarnya.

Saat menanggapi saran Vita Gamawan Fauzi agar Pemko Pariaman membuat iven festival Sala. Genius Umar mengatakan bahwa produk Sala selalu ditampilkan di ajang festival Pesona Gandoriah yang digelar tiap tahun di Pariaman.

Sementara itu, Wabup Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan, menduniakan Sala Piaman telah dilakukan oleh Pemda di Piaman. Menurut Suhatri Bur, ekspor tepung sala telah dikirim ke negara tetangga, terutama Malaysia. Dengan diekspor dalam bentuk tepung Sala, bisa menjadi lebih tahan lama. Dengan dalam bentuk tepung, ada lebih banyak varian sala yang bisa disajikan konsumen ketimbang mengekspor sala yang sudah digoreng.

“Jangan ada di pikiran kita, Sala Piaman hanya yang bulat-bulat itu saja. Itu salah. Banyak varian Sala di Piaman, ada sala cumi, sala baledang, sala mansi, Sala lauak busuak, sala udang, dan lain-lain. Mengenai Sala yang sudah seminggu masih juga dijual, itu hanya isu belaka,” tegas Suhatri Bur.

Ketua Umum DPP PKDP, H. Refrizal Sikumbang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak. Menurut Refrizal, acara The Vast Piaman Fest merupakan kegiatan kebudayaan dan pariwisata, sehingga adat basandi syarak tidak lapuk karena panas dan tidak lekang karena hujan.

Acara The Vast Piaman Fest 2019 dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta diwakili Walikota Jakarta Selatan. Marullah Matali Acara yang berlangsung dari tanggal 5-7 April itu menampilkan festival jajanan Sumbar, fashion show, atraksi budaya dan kesenian dari Piaman. Acara dimeriahkan dengan penampilan legenda artis Minang Cik Uniang Elly Kasim dan Ernie Djohan serta penampilan Ajo Bule, Rani Sagita dan Kesenian dari Sanggar Darak Badarak Kota Pariaman. Tampak hadir pada acara pembukaan itu, pengusaha Minang asal Piaman H. Sagi, Camat Kebayoran Baru Tomi Fudihartono, serta isteri-isteri beberapa duta besar negara sahabat.

Dalam acara tersebut dilaksanakan juga Fashion Show yang dibawakan oleh pengusaha2 sukses minang di jakarta diantaranya oleh Uni sylvia djaedjis Husman owner Hotel Rensa Duren.Sawit Jakarta Selatan, uni Herlina Hasan Basri pemilik Restoran Padang di Karawaci, Sastri Bakri budayawan dan sastrawan minang yang juga merangkap sebagai ketua panitia serta tokoh bundo kanduang lainnya.

Acara juga dimeriakan oleh legenda artis Minang asal Piaman Cik Uniang Elly Kasim dan Erni Johan, dan dihadiri tokoh-tokoh Bundo Kanduang di Jakarta, diantaranya Vita Gamawan Fauzi.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum DPP IKM bpk DR. Fadli Zon. Dalam sambutannya DR. Fadli Zon sangat mengapresiasi acara ini dan berharap agar acara serupa bisa dilakukan oleh ormas berbasis kabupaten kota lain seperti Bukit Tinggi, Pesisir Selatan dsb.

Sebagai seorang politisi dan juga budayawan DR. Fadli Zon sangat concern dengan festival-festival yang menampilkan Budaya Minang. Hampir disetiap acara pagelaran dan festival Minang beliau menyempatkan diri untuk hadir disela sela kesibukan beliau yang sangat luar biasa.

Burmalis Ilyas selaku  Pengurus KADIN pusat bidang UMKM dan Direktur Eksekutif Minang Diaspora yang menjadi salah satu sponsir acara ini juga sangat concern dengan kemajuan UMKM Minang dan UMKM lainnya dan berharap acara seperti ini bisa diadakan setiap bulan tidak hanya oleh etnik minang tapi etnik lain juga. Khusus SALA Lauk perlu perhatian khusus dan dukungan dari semua tokoh2 minang baik tokoh politik, bisnis, ormas dan akrifis minang dalam dan luar negeri.  Selain promosi UMKM yg bergerak dibidang SALA LAUK ini perlu dukungan akses pasar, akses modal, akses informasi, pengetahuan laporan keuangan, digitalisasi dan sebagainya agar mereka bisa naik kelas.

Rendang sudah bisa membuktikan sebagai kuliner terlezat didunia. Sekarang bagaimana menduniakan sala lauak merupakan PR dan tugas masyarakat minang diranah dan dirantau ujarnya. Insya Allah Wakil Ketua Umum KADIN Pusat bpk Muhammad Lutfi (Mantan Menteri Perdagangan Kepala BKPM, Duta Besar) yang juga orang Pariaman akan memperjuangkan Sala Lauk go internasional ujar Burmalis Ilyas. Rilis