Peliputan Wisuda, Humas IAIN Batusangkar “Gelapkan” Dana Transportasi Wartawan?

936

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Wisuda mahasiswa IAIN Batusangkar sekitar  641 orang mahasiswa, Rabu( 24/4) oleh Rektor Kasmuri telah berlangsung mulus.

Namun acara itu sedikit terusik oleh Humas IAIN yang tidak menyerahkan dana transportasi kepada wartawan peliput wisuda seperti setiap acara dilaksanakan.  “Dana transportasi belum ada karena Kabiro AUK Yasrizal sedang berada di Jakarta,” jawab Humas IAIN Doni seadanya ketika ditanya wartawan Anas Kondang (Koran Padang ) didampingi wartawan Haluan Feri Maulana Cs, wartawan cyber Padangmedia.com Harris dan wartawan cyber fakta.com Meriyanto Cs.

Untuk mengklirkan dana transportasi wartawan sekitar pelantikan wisuda mahasiswa, Kabiro AUK (Administrasi umum Keuangamn) IAIN Drs Yasrizal ketika dihubungi via handphonenya menyebutkan, sesuatu hal berhubungan dengan rekan wartawan termasuk dana transportasi rekan wartawan peliput sudah diserahkan kepada Humas IAIN saudara Kardinal dan Doni.

“Ketika saya mau berangkat ke Jakarta, semua hal  berhubungan dengan wartawan sudah klir, sudah disediakan. Wartawan tinggal mengambil saja lagi ke Bagian Humas begitu acara usai,” tukas Kabiro Yasrizal.

Ketua PWI Tanah Datar Yusnaldi ketika diminta tanggapannya menyesalkan tindakan Humas IAIN yang kurang menghargai rekan wartawan Tanah Datar yang meliput wisuda.

Sebenarnya, tutur Yusnaldi, kita malu bicara tentang dana mendana ini, karena kurang etis, tetapi perbuatan Humas IAIN yang merendahkankan rekan pers Luhak Nan Tuo tidak bisa dibiarkan. “Setiap kali wisuda, dana transportasi sudah dianggarkan panitia, kenapa Humas IAIN dikomandoi Kardinal tidak menyerahkannya,” tanya Yusnaldi.

Malah tidak bisa diterima menyangkutkan dengan Kabiro AUK Yasrizal ke Jakarta, apa lagi Drs Yasrizal sudah meninggalkan pesan kepada Kardinal dan Doni sebelum berangkat ke Jakarta, berhubungan dengan sesuatu hal dengan Wartawan “Wartawan kan diundang resmi meliput Wisuda IAIN atas nama PWI Tanah Datar,” tekan Yusnaldi.

Untuk membina hubungan baik antara wartawan dengan pihak IAIN, Ketua PWI Yusnaldi menghimbau manajemen IAIN terutama Rektor Kasmuri Selamat sudah harus mengambil sikap mengadakan Jumpa Pers dengan wartawan Tanah Datar  mengingat  kemajuan IAIN ke depan.

Kordinator Humas IAIN Kardinal ketika dikonfirmasi melalui selularnya tidak ada respon, handphonenya hanya menjawab ” the number you are calling  is not define, please check again the number you are calling”. habede