Jadi Sorotan, SIKAP PL Sijunjung Dinilai Merepotkan Rekanan

360

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sejumlah rekanan kontraktor di Sijunjung, Sumatera Barat heboh. Soalnya, Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP) terhadap proyek Penunjukan Langsung (PL) yang ada di Pemkab tersebut dinilai merepotkan dan dinilai tidak memihak kepada rekanan pengusaha ekonomi lemah.

“Itu semua disebabkan pengguna belum siap dan belum adanya bimbingan teknis terkait SIKAP terhadap pengguna itu sendiri. Malah mereka bingung sendiri,” kata Dewan Penasehat Gapensi Sijunjung, Reza Villy Abidin Pangeran pada awak media, Rabu (17/7/2019).

“Mereka saja tak memahami soal SIKAP gimana mau melaksanakan lelang proyek PL. Seharusnya para penyedia itu memahami dulu proses SIKAP dan bukan sebaliknya,” tegas Reza Villy Abidin Pangeran yang juga mantan anggota DPRD Sijunjung itu.

“Kalau pelaksana belum paham tak seharusnya mengikuti proses SIKAP untuk proyek PL. Akibatnya berdampak pada kegiatan yang mestinya sudah terlaksana,” tambah Eka Nurman salahseorang rekanan yang tergabung Gapeksindo pada awak media Rabu (17/7/2019).

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Sijunjung, Ir Puji Basuki, menyebutkan, Pengadaan Langsung (SPK) prosesnya secara elektronik melalui SPSE.

“Penyedia yang akan dipilih oleh Pejabat Pengadaan adalah yang terdaftar di SIKAP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia),” kata Ir Puji Basuki kepada awak media lewat WhatsAppnya, Rabu (17/7/2019).

Untuk terdaftar pada SIKAP, kata Puji, penyedia harus mempunyai Akun pada SPSE, kalau belum mempunyai akun mendaftar di LPSE (Dinas Kominfo).

“Selain terdaftar di SIKAP penyedia yang bisa dipilih/diundang oleh Pejabat Pengadaan adalah yang memenuhi syarat yang telah diinput ke sistem oleh Pejabat Pengadaan, apabila syarat tidak terpenuhi Pejabat Pengadaan tidak bisa memilih penyedia karena secara otomatis sistem hanya menampilkan penyedia yang memenuhi syarat dan SIKAP berlaku secara nasional,” papar Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Sijunjung, Ir Puji Basuki. saptarius